ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Thursday, September 23, 2010 | 12:37 PM | 0 Comments

    Bila Diserang, Iran Siap Perang Tanpa Batas
















    Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad. AP/Hasan Sarbakhshian

    TEMPO Interaktif, Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad menolak tuduhan negaranya dianggap menampik kehadiran tim intenasional yang bakal menginvestigasi program nuklirnya. Ia memperingatkan jika fasilitas nuklirnya diserang, maka Iran siap perang tanpa batas.

    Hal tersebut disampaikan Ahmadinejad dalam pidato tahunannya di Sidang Umum PBB, New York. Dalam kesempatan tersebut pemimpin negeri Mullah itu menyebutkan adanya Holocoust gaya baru yang disponsori Amerika Serikat.

    "Amerika Serikat sesungguhnya tak pernah benar-benar berperang baik di Vietnam, Afganistan, bahkan dalam Perang Dunia II," kata Ahmadinejad kepada para pemimpin redaksi media massa dan wartawan saat ditanya soalnya reaksinya jika Amerika Serikat mendukung serangan Israel terhadap fasilitas nuklirnya.

    "Perang bukan hanya sekedar pengeboman di berbagai tempat. Ketika perang dimulai maka kejadiannya tanpa akhir," paparnya seperti dikutip New York Times.

    "Apakah Anda berpikir ada seseorang yang akan memulai serangan terhadap Iran?" tanyanya kepada situs website majalah Atlanctic. "Saya tak benar-benar berpikir soal itu. Rezim Zionis itu sangat kecil dalam peta," katanya.

    Selama ini negara-negara Barat menuduh Iran telah mengembangkan fasiltias nuklirnya menjadi persenjataan mematikan, kendati hal itu sudah berkali-kali ditolak oleh Iran. Bahkan PBB disponsori Amerika Serikat dan sekutunya menjatuhkan sanksi.

    Menanggapi tuduhan itu, pemimpin Iran menyatakan siap mengadakan pembicaraan atas program nuklirnya dengan pemerintahan Presiden Barack Obama, namun "harus secara meyeluruh," ujarnya kepada ABC News. Sanksi PBB, tambahnya, akan merusak hubungan Amerika Serikat dengan Iran.

    Selain soal nuklir, Ahamadinejad menolak kritik internasional terhadap hukuman mati Sakineh Mohammadi Ashtiani. Perempuan ini dihukum rajam hingga mati karena terbukti berzina. Presiden Iran menganggap Amerika Serikat tak jujur karena telah menghukum mati Teresa Lewis.

    Ahmadinejad juga berbicara masalah pembunughan terhadap jutaan kaum Yahudi oleh Nazi di kamp konsentrasi pada Perang Dunia II. "Saya antiZionis," katanya.

    Sumber: TEMPO

    Berita Terkait:

    0 komentar:

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.