ALUTSISTA ARDAVA BERITA HANKAM CAKRA 401 SUBMARINE DEFENSE STUDIES INDO-DEFENSE INDONESIA DEFENSE INDONESIA TEKNOLOGI RINDAM V BRAWIJAYA THE INDO MILITER
Formil MIK Formil Kaskus Formil Detik.COM
PT.DI LAPAN LEN NUKLIR PAL PINDAD RADAR RANPUR ROKET RUDAL SATELIT SENJATA TANK/MBT UAV
TNI AD TNI AL TNI AU
HELIKOPTER KAPAL ANGKUT KAPAL INDUK KAPAL LATIH KAPAL PATROLI KAPAL PERANG KAPAL PERUSAK KAPAL SELAM PESAWAT TEMPUR PESAWAT ANGKUT PESAWAT BOMBER PESAWAT LATIH PESAWAT PATROLI PESAWAT TANKER
KOPASSUS PASUKAN PERDAMAIAN PERBATASAN
  • PERTAHANAN
  • POLRI POLISI MILITER
  • PBB
  • NATO BIN DMC TERORIS
    AMERIKA LATIN AMERIKA UTARA BRASIL USA VENEZUELA
    AFGANISTAN ETHIOPIA IRAN ISRAEL KAZAKHTAN KYRGYZTAN LEBANON LIBYA MESIR OMAN PALESTINA TIMUR TENGAH YAMAN
    ASEAN AUSTRALIA Bangladesh BRUNAI CHINA INDIA INDONESIA JEPANG KAMBOJA KORSEL KORUT
    MALAYSIA Selandia Baru PAKISTAN PAPUA NUGINI Filipina SINGAPURA SRI LANGKA TAIWAN TIMOR LESTE
    BELANDA BULGARIA INGGRIS ITALIA JERMAN ROMANIA RUSIA UKRAINA
    MIK News empty empty R.1 empty R.2 empty R.3 empty R.4

    Friday, October 15, 2010 | 4:09 PM | 0 Comments

    Menteri BUMN Targetkan Omzet PAL Rp 2,5 T

    Mustafa Abubakar Menteri BUMN

    REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA--Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar menargetkan omzet perusahaan galangan kapal nasional, PT Pal Indonesia, mencapai Rp 2,5 triliun/ tahun. "Kami tadi dapat informasi dari Pak Harsusanto (Dirut PT Pal) bahwa tahun ini omzetnya Rp 1,5 triliun. Kami nilai itu masih kecil. Harusnya Rp 2-2,5 trilun/tahun," katanya di Surabaya, Jumat (15/10).

    Target omzet sebesar Rp 2,5 triliun itu tidak berlebihan mengingat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memiliki komitmen kuat untuk memajukan industri strategis nasional. "Bagaimana insan PT Pal, sanggup memenuhi target Rp 2,5 triliun?," tanya Menteri yang kemudian dijawab secara serempak oleh para karyawan Pal, "sanggup".

    Ia berjanji akan mendukung penuh Pal merealisasikan target tersebut, di antaranya dengan merestrukturisasi permodalan dan manajemen perusahaan itu. "Target Rp 2,5 triliun itu bisa dipenuhi Pal dengan mengerjakan pesanan kapal perang, kapal patroli, kapal niaga, dan perbaikan, serta pemeliharaan kapal," katanya.

    Pada kesempatan itu Mustafa menyaksikan penyerahan kapal niaga jenis Kapal Double Skin Bulk Carier (DSBC) 50.000 DWT pesanan Azurite Invest Ltd, British Virgin Island, Singapura tersebut. Komitmen pemerintah terhadap perusahaan strategis seperti PT Pal, PT Dirgantara Indonesia, PT Pindad, PT Krakatau Steel, dan PT LEN, akan ditindaklanjuti dengan program restrukturisasi keuangan dan penguatan manajemen.

    "PT DI yang banyak meninggalkan utang akibat krisis, bisa direstrturisasi melalui penyertaan modal pemerintah. Produk PT DI, seperti pesawat CN-235 juga dipakai oleh Korea Selatan dan Thailand," katanya.

    Demikian halnya panser Anoa buatan Pindad juga sudah digunakan Malaysia dan Brunei Darussalam serta dikirimkan ke Lebanon untuk tugas menjalankan misi perdamaian. Pal sendiri telah mendapat pesanan dari Kementerian Pertahanan untuk membuat kapal kawal perusak rudal dan kapal selam dengan nilai kontrak sebesar Rp 2,2 triliun yang berlangsung hingga 2014.

    Sementara Dirut Pal Harsusanto mengatakan, restrukturisasi keuangan dan penguatan manajemen perusahaan tersebut dibutuhkan modal awal sebesar Rp 250 miliar. "Pemerintah sanggup menyediakan dana awal sebesar Rp250 miliar untuk program restrukturisasi itu," katanya. Sejak 1980 hingga kini Pal sudah memproduksi 230 unit kapal dari berbagai jenis, mulai kapal perang, kapal patroli, hingga kapal niaga.

    Sumber: REPUBLIKA

    Berita Terkait:

    0 komentar:

    Post a Comment

     
    Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by ADMIN | Published by MAJU INDONESIA KU
    Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.